Perjalanan dari Jakarta ke Bukit Tanarara: Panduan Lengkap untuk Liburan Akhir Tahun
Liburan akhir tahun menjadi momen yang sangat dinantikan oleh banyak orang. Salah satu destinasi yang patut dikunjungi adalah Bukit Tanarara di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Bukit ini terkenal dengan savana luas dan sunrise spektakuler yang membuatnya menjadi salah satu tempat terindah di Indonesia.
Bagi kamu yang ingin merayakan akhir tahun dengan liburan alam, fotografi sunrise, dan pengalaman tak terlupakan, perjalanan dari Jakarta ke Bukit Tanarara bisa dilakukan dengan kombinasi penerbangan komersial dan penerbangan perintis. Berikut panduan lengkap perjalanan dari Jakarta menuju Bukit Tanarara beserta estimasi biaya.
1. Jakarta – Lombok: Naik Lion Air
Perjalanan dimulai dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK). Ada banyak pilihan maskapai menuju Lombok. Kamu bisa memilih sesuai dengan bujet dan jadwal perjalanan. Rekomendasinya adalah Lion Air, yang melayani penerbangan langsung menuju Bandara Internasional Lombok (LOP) dengan jadwal penerbangan pada 24 Desember 2025: 05.30 WIB – 08.30 WITA.
Harga tiket: Rp 1.226.800 per orang
Penerbangan ini memungkinkan wisatawan tiba pagi hari di Lombok, sehingga masih memiliki waktu longgar untuk melanjutkan penerbangan perintis menuju Waingapu.

2. Lombok – Waingapu, Sumba Timur: Wings Air
Setibanya di Lombok, perjalanan dilanjutkan dengan Wings Air, maskapai perintis yang melayani rute Lombok → Waingapu. Wings Air punya dua jadwal penerbangan, yaitu 10.35 WITA dan 14.45 WITA. Rekomendasinya adalah jadwal penerbangan 14.45 WITA yang akan tiba pada 16.05 WITA.
Harga tiket: Rp 1.184.000 per orang
Dengan jadwal ini, wisatawan tiba di Waingapu sore hari dan bisa langsung mempersiapkan perjalanan darat menuju Bukit Tanarara, sehingga masih memungkinkan menikmati sore hari di sekitar bukit atau bersiap untuk sunrise pagi berikutnya.

3. Waingapu – Bukit Tanarara: Transportasi Darat
Dari Bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu, Bukit Tanarara berjarak sekira 66 kilometer. Perjalanan darat memakan waktu sekitar 1 jam 35 menit, dapat ditempuh menggunakan motor atau mobil.
Pilihan kendaraan dan tarif:
* Sepeda motor standar: mulai Rp 150.000/hari
Sepeda motor tipe PCX: sekitar Rp 350.000/hari
Mobil termasuk sopir dan bahan bakar: mulai Rp 900.000/hari
Rute utama: Bandara Umbu Mehang Kunda → Jalan Kambata Tana-Karipi → Bukit Tanarara
Tips praktis: pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan bawa peta offline atau GPS karena beberapa area jalan di Sumba Timur masih minim sinyal.
Perkiraan Bujet Transportasi Jakarta – Bukit Tanarara, Sumba
- Penerbangan Jakarta → Lombok (Lion Air): Rp 1.226.800
- Penerbangan Lombok → Waingapu, Sumba Timur (Wings Air): Rp 1.184.000
- Sewa motor standar Waingapu → Bukit Tanarara: Rp 150.000
Total perkiraan biaya transportasi: Rp 2.560.800
Daya Tarik Bukit Tanarara
Bukit Tanarara menawarkan savana luas di tengah Pulau Sumba dengan lanskap menakjubkan. Jalanan di sepanjang bukit ini disebut-sebut sebagai salah satu jalan terindah di Indonesia, cocok untuk berjalan santai dan berfoto.
Beberapa daya tarik utama:
* Spot sunrise terbaik di Pulau Sumba, dengan langit berubah warna dari jingga ke merah saat fajar.
Padang rumput yang luas memberikan pengalaman menyatu dengan alam.
Instagramable: cocok untuk dokumentasi liburan akhir tahun.
* Keramahan masyarakat lokal menambah kenyamanan wisatawan yang datang pertama kali.
Tips Melihat Sunrise
Agar pengalaman sunrise maksimal saat liburan akhir tahun:
* Datang lebih awal: tiba sebelum pukul 04.00 WITA. Jika menginap di Waingapu, berangkat sekitar pukul 02.30 WITA.
Gunakan pakaian warna terang: putih atau krem memberikan kontras dengan savana, membuat foto lebih estetik.
Bawa tripod: untuk hasil foto atau video yang stabil.
* Siapkan perlengkapan tambahan: senter/headlamp dan air minum untuk kenyamanan perjalanan pagi.
Fasilitas di Sekitar Bukit Tanarara
Meskipun Bukit Tanarara adalah destinasi alam terbuka, beberapa fasilitas tersedia untuk mendukung kenyamanan:
* Area parkir untuk motor dan mobil di titik awal jalur menuju bukit.
Penginapan dan homestay di Waingapu, jarak tempuh 1–1,5 jam dari bukit.
Warung lokal sepanjang perjalanan, menyediakan minuman dan camilan ringan.















