Marine Cruise Yogyakarta Lembaga Berlegalitas Terakreditasi Penyelenggara Pelatihan Hingga Pemberangkatan Kerja Kapal Pesiar dan Hotel Internasional. Marine Cruise Jogya,marine cruise yogyakarta,marine cruise Yogya,sekolah kapal pesiar,Kerja kapal pesiar ,sekolah kapal pesiar Yogyakarta,pelatihan singkat kapal pesiar,sekolah jaminan kerja kapal pesiar,magang kerja hotel luar negeri,agency resmi kapal pesiar,
CARA DAFTARONE GATE SYSTEM (Program Pelatihan hingga Penyaluran Kerja)
banner 728x250
travel  

Saudi Perketat Aturan Umrah Saat Ramadhan, Kemenhaj Minta Travel Patuhi Pedoman Baru

JAKARTA – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memberikan peringatan kepada para jemaah umrah yang akan melakukan ibadah pada musim puncak Ramadhan 1447 H. Peringatan ini terkait dengan aturan baru mengenai paket layanan yang harus dipenuhi oleh penyelenggara perjalanan ibadah umrah.

Aturan tersebut mencakup beberapa aspek penting, termasuk ketersediaan dan higienitas makanan serta akomodasi di hotel selama masa tinggal jemaah. Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Puji Raharjo, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Pemerintah Arab Saudi ingin memastikan semua jemaah mendapatkan layanan yang jelas dan terjamin, terutama pada musim puncak Ramadhan. Oleh karena itu, PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) harus mematuhi aturan paket layanan yang telah ditetapkan,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).

Dalam surat yang ditandatangani Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, terdapat beberapa poin penting yang harus dipenuhi oleh penyelenggara umrah di Indonesia. Berikut adalah poin-poin utamanya:

  • Layanan katering harus dicantumkan secara jelas dalam setiap paket umrah. Hal ini dimaksudkan untuk menjamin ketersediaan konsumsi jemaah selama berada di Tanah Suci.
  • Jemaah tidak diperbolehkan berangkat tanpa paket umrah yang riil dan telah disetujui. Paket tersebut harus mencakup seluruh komponen layanan pokok guna menjamin keselamatan dan kualitas pelayanan jemaah.
  • Penyelenggara umrah diminta memastikan kondisi jemaah selama berada di Arab Saudi melalui koordinasi dengan pihak syarikah. Selain itu, harus ada bukti pemesanan akomodasi di hotel-hotel resmi yang terdaftar pada Kementerian Pariwisata Arab Saudi.

Puji Raharjo menegaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah akan menyosialisasikan ketentuan ini kepada seluruh PPIU agar tidak terjadi pelanggaran yang dapat merugikan jemaah. Ia meminta seluruh penyelenggara perjalanan umrah segera menyesuaikan paket layanannya. Jangan sampai ada jemaah berangkat tanpa kepastian hotel, konsumsi, dan layanan dasar lainnya.

Direktur Haji Khusus dan Umrah Akhmad Fauzin menambahkan bahwa kebijakan ini juga merupakan upaya meningkatkan kedisiplinan operasional penyelenggara umrah Indonesia. Menurut Fauzin, selama musim Ramadhan jumlah jemaah meningkat tajam sehingga pengawasan layanan harus diperketat.

“Arab Saudi ingin memastikan kedatangan jemaah lebih tertib dan akomodasinya jelas. Ini juga untuk melindungi jemaah dari paket umrah yang tidak realistis atau tidak lengkap,” ujar dia.

Ia pun mengimbau masyarakat Indonesia agar memilih biro perjalanan umrah yang resmi dan memiliki paket layanan yang transparan. “Kami mengingatkan calon jemaah agar memastikan paket umrah mencakup tiket, hotel, transportasi, konsumsi, dan layanan lainnya sebelum berangkat,” kata Fauzin.

Kementerian Haji dan Umrah RI berharap penerapan aturan tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan jemaah Indonesia sekaligus memastikan pelaksanaan ibadah umrah Ramadhan berjalan aman dan tertib.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *