Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana secara resmi membuka acara Wonderful Indonesia Wellness 2025 di Taman Balekambang, Solo, Jawa Tengah, pada hari Sabtu, 1 November 2025. Acara ini akan berlangsung selama sebulan penuh hingga tanggal 30 November mendatang.
Menurut laporan Global Wellness Institute 2023, Indonesia menempati posisi pertama di dunia dalam kategori wellness economics dengan nilai mencapai 56,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp 939 triliun. Selain itu, Indonesia juga menjadi negara dengan pertumbuhan tercepat ketiga di Asia Pasifik dalam bidang ini.
Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan bahwa tren wisata saat ini sedang beralih ke arah yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga menyehatkan dan menyegarkan. Ia menilai tren ini memberikan peluang besar bagi Indonesia. “Wisatawan ingin berlibur untuk healing, mengembalikan energi, dan pulang dalam kondisi lebih sehat serta bahagia,” ujar Widiyanti saat ditemui wartawan seusai pembukaan acara, Sabtu malam.
Tujuh Kategori Utama Wellness Tourism
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menetapkan tujuh kategori utama wellness tourism atau wisata kebugaran. Kategori-kategori tersebut meliputi wisata spa, terapi tradisional dan komplementer seperti jamu, kuliner sehat, kebugaran dan gaya hidup (fitness lifestyle), serta kegiatan seni dan budaya yang berfokus pada keseimbangan mental.
Solo dinilai sangat cocok sebagai destinasi wisata kebugaran karena kekayaan budaya dan kulinernya. Kota ini sudah menyiapkan berbagai event, seperti belajar gending, menari, dan membuat makanan sehat. Kemenpar juga ingin menarik wisatawan berkualitas yang tinggal lebih lama dan memiliki spending lebih besar.
Dalam acara tersebut, Kemenpar juga meluncurkan buku Wellness Journey Across the Java Wonders. Buku ini dapat digunakan oleh pelaku industri pariwisata seperti online travel agent dan tour operator sebagai panduan menyusun paket wisata kebugaran di wilayah Solo, Yogyakarta, dan Jawa Tengah.
Program Unggulan Kemenpar
Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kemenpar Vincencius Jemadu menambahkan bahwa Wonderful Indonesia Wellness menjadi program unggulan nasional dengan target penjualan 5.000 paket wisata selama satu bulan pelaksanaan.
“Program ini sangat spesial karena termasuk dalam kategori special interest tourism. Selain penjualan paket, kami juga menargetkan dampak langsung bagi UMKM dengan transaksi mencapai Rp 8,5 miliar–Rp 9 miliar. Sementara untuk tiket opening dan closing event, kami targetkan sekitar Rp 4,5 miliar–Rp 5 miliar. Malam ini saja sudah ada 1.000 penonton yang hadir,” jelas Vincencius.
Apresiasi dari Wali Kota Solo
Wali Kota Solo, Respati Aedi, menyampaikan apresiasi dan kesiapan penuh Kota Solo sebagai tuan rumah. “Kami berterima kasih atas kepercayaan menjadikan Solo sebagai salah satu kota penyelenggara wellness tourism event. Dengan dua pilar budaya utama, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Pura Mangkunegaran, kami memiliki kekayaan pengalaman budaya yang siap dipadukan dengan konsep wisata kebugaran,” ujarnya.
Respati menambahkan bahwa ekosistem pariwisata di Solo, mulai dari infrastruktur hingga pelaku usaha pariwisata, terapis, dan UMKM, siap mendukung penuh program ini.
Acara Wonderful Indonesia Wellness di Solo dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, dengan rangkaian kegiatan kebugaran, kuliner sehat, pelatihan budaya, hingga pertunjukan seni bertema healing and harmony. Acara ini diharapkan dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.















