Perubahan Tren Wisata di Tulungagung
Tulungagung, yang dikenal dengan garis pantainya yang indah seperti Pantai Popoh, Sidem, dan Brumbun, kini mengalami pergeseran tren wisata. Seiring mendekatnya liburan akhir tahun 2025, minat wisatawan mulai beralih dari destinasi alam ke objek wisata buatan yang menawarkan kenyamanan, fasilitas modern, serta cocok untuk liburan keluarga.
Berdasarkan pengamatan lapangan dan informasi dari para pengunjung, terdapat empat destinasi utama yang kini menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal maupun luar kota.
1. Splash Waterpark Tulungagung
Berada di Desa Wates, pinggiran Kota Tulungagung, Splash Waterpark menjadi salah satu pilihan favorit keluarga. Tempat ini menawarkan berbagai wahana air seperti kolam renang tematik, seluncuran tinggi, dan ember tumpah raksasa. Selain itu, tersedia juga area khusus untuk anak-anak.
Menurut pengelola, jumlah pengunjung mulai meningkat sejak akhir November 2025. “Saat musim hujan, pantai kurang bersahabat. Waterpark menjadi alternatif liburan keluarga yang aman dan menyenangkan,” ujar salah satu pengelola.
Selain wahana air, fasilitas food court dan area santai membuat pengunjung betah berlama-lama. Tak heran, tempat ini menjadi pilihan utama bagi warga yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga tanpa harus jauh-jauh ke pantai.
2. Agrowisata Belimbing Moyoketen
Di Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu, terdapat Agrowisata Belimbing yang menawarkan konsep edukasi sekaligus rekreasi. Kebun belimbing yang tertata rapi memungkinkan pengunjung untuk memetik buah langsung, belajar budidaya, hingga menikmati olahan belimbing segar seperti jus, dodol, dan keripik.
Agrowisata ini juga mendukung ekonomi lokal. Produk olahan belimbing khas Tulungagung semakin dikenal dan menjadi oleh-oleh favorit wisatawan. Dengan konsep edukatif, agrowisata ini menjadi destinasi yang diminati rombongan sekolah maupun keluarga yang ingin mengenalkan anak pada dunia pertanian.
3. Taman Hijau Kota Tulungagung
Di pusat kota, Taman Hijau Kota menjadi ruang terbuka publik yang ramai dikunjungi. Fasilitas jogging track, area bermain anak, dan panggung terbuka menjadikan taman ini pusat kegiatan masyarakat. Dengan akses yang mudah, Taman Hijau Kota menjadi pilihan bagi warga yang ingin menikmati suasana santai tanpa harus keluar kota.
4. Wisata Edukasi Batik Kalangbret
Sentra Batik Kalangbret menghadirkan Wisata Edukasi Batik. Pengunjung bisa mengikuti workshop membatik, melihat galeri batik khas Tulungagung, hingga berbelanja oleh-oleh. Wisata ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin liburan sekaligus belajar budaya.
Menjelang tahun baru, permintaan batik meningkat karena banyak warga membeli untuk hadiah maupun koleksi pribadi.
Pergeseran Tren Wisata
Fenomena meningkatnya minat terhadap wisata buatan menunjukkan pergeseran preferensi wisatawan. Jika pantai menawarkan keindahan alami, maka wisata buatan menghadirkan fasilitas modern, keamanan, dan aksesibilitas yang lebih ramah keluarga.
Menjelang akhir tahun, destinasi buatan juga kerap menggelar acara tematik seperti pesta kembang api, festival kuliner, hingga promo tiket masuk. Strategi ini terbukti efektif menarik wisatawan dari luar daerah, terutama dari Kediri, Blitar, dan Trenggalek.
Magnet Baru Liburan Akhir Tahun
Liburan akhir tahun 2025 di Tulungagung tidak lagi hanya soal pantai. Wisata buatan seperti Splash Waterpark, Agrowisata Belimbing, Taman Hijau Kota, dan Wisata Edukasi Batik kini menjadi magnet baru. Dengan konsep kreatif dan fasilitas lengkap, destinasi ini siap menyambut wisatawan yang mencari pengalaman berbeda. Pemerintah daerah pun mendukung dengan memperbaiki akses jalan, menambah fasilitas parkir, serta menggandeng pelaku UMKM untuk ikut serta.



















